Kucing Bengal

Kucing Bengal merupakan jenis kucing hybrida yang dibuat oleh manusia dari persilangan antara kucing domestik/rumahan (Felis silvestris catus) dengan seekor leopard cat/kucing kuwuk (Prionailurus bengalensis). leopard cat ini terlihat sangat mirip dengan kucing domestik, namun ukuran dari kucing ini lebih besar, matanya yang lebih tajam, kakinya lebih panjang, dan sangat sangat mirip dengan penampilan macan tutul. Atau boleh dibilang seperti miniatur dari macan tutul.

nenek moyang kucing bengal
Prionailurus bengalensis , sumber: www.biolib.cz

 Kamu juga harus tahu: 10 Jenis Kucing Ras Yang Sangat Menyukai Air

Sejarah Kucing Bengal

Kucing Bengal memulai perjalanannya setelah diperkenalkan sebagai jenis kucing ras baru pada tahun 1963 setelah seorang breeder/pembiak bernama Jean Mill dari covina, California, membeli kucing leopard betina dari toko binatang (pet store). Pada saat itu, kucing leopard ini masih bisa dibeli di pet store yang ada di USA. Mungkin sekarang sangatlah susah mendapatkan lisensi untuk mengimpor atau memilikinya karena jumlahnya yang hampir punah.

penemu kucing bengal
Jean Mill & Esmond Gay

Mill berfikir bahwa kucingnya terlihat sangat kesepian sehingga dia membeli kucing domestik jantan untuk menemaninya. Sebenarnya dia tidak berharap terjadi perkawinan diantara kedua kucingnya, namun yang terjadi ternyata sangat mengejutkan, di tahun 1965 kucing leopardnya ternyata hamil dan melahirkan. Dari beberapa kucing yang lahir hanya satu yang dapat bertahan, kitten tersebut berjenis kelamin betina dan di beri nama kin-kin. Kemudian Mill menghubungi Cornell University of Veterinary Medicine dari Ithaca New York, untuk meminta bantuan bagaimana cara mengurus kucing hybrid baru miliknya. Setelah kin-kin tumbuh besar dia kawin dengan ayahnya sendiri yaitu kucing domestik dan melahirkan dua kitten. Salah satu kucing berjenis kelamin betina mewarisi penampilan dan tingkah laku dari ibunya (leopard cat) yang memiliki sifat tempramen seperti kucing hutan dan yang satunya lagi berjenis kelamin jantan dan memiliki penampilan yang lebih manis.

Setelah beberapa pertimbangan, Mill menentukan untuk melakukan kawin silang yang diharapkan dapat mengurangi kekurangan dari sifat-sifat yang dimiliki oleh kucing leopard. Mill cema apabila dia tidak melakukan perkawinan silang dan hanya menghasilkan bayi kucing leopard lagi, dia takut ketika dia mengebalikannya ke hutan ada pemburu yang menangkapnya kembali dan 13a yang dilakukan antara kucing leopard dengan kucing domestik, kitten jantan yang dilahirkan tidaklah subur seperti kebanyakan kasus dari kebanyakan hybrid. Selain itu kitten betina biasanya subur. Banyak dari kitten hasil persilangan memiliki sifat tempramen seperti buyutnya yaitu kucing hutan. Namun setelah beberapa generasi dari hasil perkawinan anak-anak bengal yang baru, barulah kitten dengan sifat seperti kucing rumahan biasa dapat muncul dan dapat menjadi hewan peliharaan yang normal.

Sayangnya, pada tahun 1965 suami dari Mill meninggal dunia sehingga Mill terpaksa untuk menunda program pembiakkan yang dilakukannya untuk mengurusi kehidupannya selepas kepergian suaminya. Mill kemudian menikah kembali dan melanjutkan kembali kegiatannya dalam mengembangbiakkan kucing bengal. Dia memulai kembali programnya dengan cara meminta bantuan dari seorang dokter yang juga mengembangbiakkan kucing jenis ini. Dokter tersebut bernama Willard Centerwall, seorang dokter dari University of California. Dr. Centerwall mempelajari tentang kucing hutan karena kemampuannya yang tahan terhadap virus leukimia yang sering menyerang kucing.

Karena hanya kucing betina saja yang biasanya subur, maka Mill membutuhkan kucing domestik jantan yang lebih kuat dominasinya. Setelah pencarian yang cukup panjang, Mill kemudian menemukan kucing jantan domestik dengan corak totol berwarna cokelat dan corak totol berwarna coklat kehitaman yang sebagian memiliki warna merah. Kucing Berwarna merah didapatkannya di sebuah kebun binatang di New Delhi dimana di kebun binatang tersebut dia tinggal di kandang badak.

Setelah berbagai macam cara dia lakukan, akhirnya dia mendapatkan kitten yang dia beri label F1. Kitten ini pada awalnya merupakan kucing yang tempramen seperti pendahulunya (kucing hutan) namun setelah beberapa generasi akhirnya didapatkan kitten yang menyerupai kucing hutan namun sifatnya lebih jinak.

Menurut Mill, salah satu hal yang membuat progress dari program pembiakkan yang dilakukannya lambat adalah karena kucing yang biasanya fertil/subur adalah kucing betina sedangkan kucing jantan tidak. Setelah didapatkan kucing jantan yang subur, maka pembiakkan yang dilakukan lebih cepat. Mill menamakan kucing generasi berikutnya dengan nama F2,F3,F4, dan seterusnya.

Mill kemudian memperkenalkan bengal melalui sebuah kontes kecantikan kucing yang di sponsori oleh TICA (The International Cat Association ). Pada awalnya banyak orang yang mengkhawatirkan kucing jenis baru ini karena silsilahnya yang merupakan keturunan dari kucing hutan sehingga dikhawatirkan sifatnya akan muncul suatu saat. Namun Mill berhasil menunjukan bahwa kucing itu jinak. Setelah itu banyak orang yang menyukai penampilan dari kucing bengal ini, sehingga pada tahun 1988 dibentuklah The International Bengal Cat Society atau TIBCS dan menjadi asosiasi pecinta kucing bengal terbesar di dunia.

 Kemudian pada tahun 1991 kucing bengal dijadikan sebagai jenis kucing ras oleh TICA dengan membutuhkan 4 generasi (F4) agar bisa lolos seleksi.

Sampai saat ini, kucing bengal merupakan salah satu kucing yang popular untuk dijadikan sebagai hewan peliharaan karena kecantikan dan intelegensinya yang tinggi.

Kepribadian

Penampilan dari kucing bengal mungkin sangatlah mirip dengan kucing hutan yang memiliki sifat galak atau sangar dan sangat agresif. Namun menurut para breeder yang sudah pernah memelihara kucing ini, disebutkan bahwa kucing ini cukup bersahabat dengan manusia seperti kucing rumah pada umumnya.

karakteristik kucing bengal

Kucing ini merupakan kucing yang sangat aktif, memiliki rasa penasaran yang tinggi, senang bermain dan juga berkumpul. Namun kucing ini tidaklah cocok bagi orang yang suka dengan jenis kucing pendiam yang setiap hari hanya tidur dan makan. Berbeda dengan kucing-kucing tersebut, kucing bengal tidak bisa hanya tidur saja dan menunggu lapar. Kucing ini akan melompat kesana kemari setiap waktu sampai saatnya dia kelelahan. Dia bisa melompat ke atas lemari baju anda untuk sekedar bermain dan mencari perhatian anda dan bahkan kadang-kadang dia bisa mematikan tv yang sedang anda tonton. Dia akan menjadi penghibur tersendiri bagi anda ketika sedang berada di rumah dengan atraksi-atraksinya yang sangat menggemaskan.

 Selain dari energinya yang sangat banyak, kucing ini memiliki intelegensi yang sangat tinggi yang membuat hal tersebut menjadi salah satu karakteristik utama yang dimilikinya. Bengal sangat mudah untuk dilatih untuk bisa menguasai kebiasaan-kebiasaan baru seperti berlatih untuk tetap tenang ketika lehernya diikat dan diajak berjalan jalan atau dilatih untuk dapat mengambil barang-barang yang dilemparkan oleh pemiliknya (fetch). Selain itu bengal ini dapat melakukan hal-hal yang tidak dapat dilakukan oleh kucing-kucing yang lain, dia dapat menghidup-matikan tombol lampu, membuka pintu, dan memencet tombol pembilas di toilet.

Kucing bengal juga berbeda dengan kucing lain, yaitu menyukai air. Hal ini disebabkan oleh pendahulunya yaitu kucing hutan yang sering bersembunyi atau berenang di dalam air untuk menghindari predator lain yang dapat menyerangnya. Selain itu mereka juga tidak senang apabila mereka dihentikan ketika sedang bermain atau kebebasannya dibatasi.

Tampilan fisik

Kucing bengal memiliki batang tubuh yang cukup panjang dan kokoh. Ukurannya berkisar dari medium sampai besar namun tidak sebesar kucing domestik yang paling besar. Tulangnya sangat kokoh dan tegap. Badannya juga berotot khususnya kucing jantan.

Kucing bengal memiliki kepala yang ukuran lebarnya lebih kecil dari ukuran panjangnya. Kepalanya lebih kecil proporsional terhadap badannya. Kakinya cukup panjang dan kokoh untuk menopang tubuhnnya, bisa dilihat dari caranya berlari dan melompat. Kukunya berukuran cukup besar dan melingkar. Ekornya cukup panjang dan tebal. Telinganya berukuran kecil namun masih cukup untuk berkomunikasi dengan baik dengan pemiliknya.

kesehatan

sebagai kucing hasil persilangan, bengal dapat menderita berbagai macam penyakit. Penyakit-penyakit yang biasanya diderita mereka adalah:

  1. Flat-chested Kittens: yaitu penyakit yang menyerang anakan kucing bengal yang diindikasikan pada turunnya berat badan dari si kitten. Penyakit ini dilaporkan menjangkit anakan kucing bengal generasi pertama F1.
  2. Pyruvate Kinase Deficiency (PKD), yaitu penyakit yang diturunkan dari enzim piruvat kinase, suatu enzim yang digunakan oleh sel darah merah. Tanpa enzim tersebut, sel darah merah akan mudah rusak. Hal tersebut menyebabkan rendahnya tingkat sel-sel ini (anemia hemolitik)

Perawatan Kucing Bengal

Bulu yang pendek dan halus membuat kucing bengal sangat mudah untuk dipelihara. Dia sangat mudah untuk disisir agar bulunya terawat. Sisirlah bulunya seminggu sekali supaya bulu-bulunya yang mati bisa dibersihkan oleh sisir dan juga untuk mendistribusikan minyak rambutnya. Memandikannya dapat membuat bulu-bulu yang rontok dan mati lebih cepat terbuang.

Menyikat gigi mereka dapat mencegah dia terkena penyakit pada giginya. Kamu bisa menyikat giginya setiap hari ataupun minimal seminggu sekali. Potong kukunya beberapa minggu sekali agar lebih bersih. Selain itu bersihkan wajahnya dengan kain basah yang lembut untuk menghilangkan kotoran seperti belek yang menempel pada matanya. Janganlah memakai kain yang sama untuk membersihkan kedua matanya agar terhindar dari infeksi mata. Periksa telinganya setiap minggu jika telinganya terlihat kotor. Bersihkan juga telinganya dengan bola kapas atau kain basah menggunakan air hangat. Bila perlu tambahkan cuka apel agar pembersihan lebih optimal. Jangan gunakan kapas penyeka agar bagian dalam telinga si dia tidak terluka.

Itulah beberapa gambaran mengenai kucing bengal yang cukup terkenal di Indonesia ini. jika kamu ingin membeli kucing bengal, kamu dapat melihat dan bertanya di forum-forum yang ada di facebook dan media sosial yang lainnya. kedepannya semoga kekucingan juga mampu menyediakan kucing bengal untuk diadopsi.


You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *