Cara Memberi Makan Anak Kucing Yang Baru Lahir

Cara memberi makan anak kucing yang baru lahir berbeda dengan cara memberi makan kucing dewasa. Hal ini disebabkan karena umurnya yang belum lama sehingga kemampuan organ-organ tubuhnya dalam mencerna makanan juga berbeda. Selain itu kitten yang baru lahir beberapa minggu biasanya membutuhkan lebih banyak nutrisi untuk membackup pertumbuhannya yang lebih cepat dibandingkan dengan kucing dewasa.

Menurut salah satu dokter hewan dari Medical Teaching Hospital at the University of California, Jennifer Larsen, DVM, PhD. Kebutuhan anak kucing terhadap nutrisi yang lebih banyak dibandingkan dengan kucing dewasa membuatnya sulit untuk mendapatkan nutrisi tersebut hanya dalam satu kali makan sehingga anak kucing membutuhkan setidaknya 3 sampai 4 kali makan perharinya.

Untuk menghindari anak kucing tidak mau makan dan agar si kitten tetap sehat, maka kali ini akan dijelaskan tips-tips cara memberi makan anak kucing yang baik dan benar menurut beberapa sumber yang didapatkan.

1. Pilihlah makanan yang cocok untuk si kitten

Seperti yang sudah didjelaskan sebelumnya bahwa cara memberi makan kucing dewasa sangatlah berbeda dengan cara memberi makan anak kucing sehingga makanan yang cocok akan sangat menentukan kesehatan si kitten. Jika makanan yang anda pilih salah maka akan memberikan efek samping bagi si kitten dalam jangka pendek maupun jangka panjang seperti diare dan dehidrasi. Untuk itu pemilihan makanan ini sangatlah penting.

Untuk kitten dengan umur 0-4 minggu

Untuk kitten dengan umur 0-4 minggu alangkah baiknya masih diberikan susu yang khusus bagi si kitten. Jangan pernah memberikannya susu sapi kalengan karena terkandung laktosa yang tidak dapat dicerna oleh dia. Pilihlah susu pengganti asi yang khusus bagi si kitten. Biasanya susu jenis ini dapat anda temukan di petstore terdekat.

Untuk kitten diatas 4 minggu

Untuk kucing dengan umur lebih dari 4 minggu alangkah baiknya anda sedikit demi sedikit mengubah jenis makanannya dari susu menjadi makanan kaleng. Langkah ini dapat anda lakukan secara bertahap dengan mengurangi jumlah susu yang diberikan. Ketika anda pertama kali melakukan hal ini, yang harus anda lakukan adalah menyediakan makanan pengganti susu (biasanya wet food) dalam suatu wadah kemudian mendekatkannya kepada si mpus agar dia mau memakannya. Lakukan ini setiap hari diiringi dengan pengurangan susu agar si mpus terbiasa dan mau memakan makanan tersebut.

2. Buatlah schedule pemberian pakan

Pembuatan schedule ini bertujuan untuk membiasakan si mpus agar terbiasa makan di waktu yang tepat dan juga agar terbentuk pola makan yang teratur. Jika makanan yang diberikan terlalu banyak (overeat) maka si mpus lama kelamaan akan obesitas dan dapat mengalami berbagai macam gangguan kesehatan. Begitu pula jika pemberian makanan yang diberikan terlalu sedikit maka akan menyebabkan si mpus kekurangan gizi.

Schedule pemberian makanan untuk anak kucing 0-4 minggu

Ketika anda membeli makanan kucing di pet shop terdekat, biasanya sudah tertera petunjuk pemberian makanan bagi si mpus. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya bahwa kucing yang baru lahir atau baru beberapa minggu lahir harus diberikan asi (jika tidak ada, gunakan asi pengganti). Berikut merupakan jadwal pemberian pakan yang dapat anda jadikan referensi:

  • Satu hingga tiga hari: 2,5 ml susu setiap dua jam
  • Empat hingga tujuh hari: 5 ml susu 10 – 12 kali dalam hari
  • Enam hingga 10 hari: 5 hingga 7,5 ml susu 10 kali dalam sehari
  • 11 hingga 14 hari: 10 hingga 12,5 ml susu setiap tiga jam
  • 15 hingga 21 hari : 10 ml susu delapan kali dalam sehari
  • 21 hari dan seterusnya: 7,5 hingga 25 ml, tiga hingga empat kali dalam sehari, sebagai tambahan memperkenalkan makanan padat.

Schedule pemberian pakan bagi anak kucing lebih dari 4 minggu

Setelah umur si mpus mencapai 4 minggu, anda dapat mengganti susu yang di konsumsi menjadi makanan kaleng sehingga kebutuhan nutrisinya dapat terpenuhi dengan baik. Untuk melakukan hal ini, anda dapat meyodorkan makanan basah secara bertahap dengan pengurangan jumlah susu yang diberikan. Jika si mpus tidak mau memakannya, cobalah berikan beberapa sendok susu yang bisa dia konsumsi kedalam wet food tersebut untuk memacu dia agar mau memakannya.

Setelah si mpus mau memakan makanan kucing dewasa, langkah selanjutnya adalah dengan memberikan makanan tersebut secara teratur. Buatlah jadwal pemberian pakan dan jumlah makanan yang harus si mpus makan dalam sehari. Berikut panduan yang dapat anda jadikan referensi:

  • Untuk anak kucing usia 6-10 minggu, berikan 6-8 kali makanan sehari.
  • Untuk anak kucing usia 10-6 bulan, berikan 4 kali makan dalam sehari
  • Untuk anak kucing usia hingga 9 bulan, berikan 3 kali makan dalam sehari.
  • Kucing usia lebih dari 9 bulan, berikan 2 x makan dalam sehari

Begitulah tips-tips singkat yang setidaknya bisa memberikan gambaran kepada anda tentang tata cara pemberian pakan yang baik. Untuk lebih detailnya, dapat anda lihat di wikihow.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *