6 Langkah Cara Membasmi Kutu Kucing Di Rumah Dengan Mudah Sampai Tuntas

Cara Membasmi Kutu Kucing Di Rumah Dengan Mudah Sampai Tuntas
Jika anda pecinta kucing pastinya anda tidak mau jika kucing yang anda sayangi terserang penyakit, apapun itu. Ada berbagai macam penyakit yang dapat menyerang kucing yang anda sayangi. Penyakit yang menyerang kucing anda bisa berupa penyakit yang mematikan atau pun penyakit biasa. Sebenarnya penyakit kutu pada kucing merupakan penyakit biasa, namun jika tidak ditangani dengan serius akan menimbulkan penyakit lain yang lebih berbahaya. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai cara membasmi kutu kucing di rumah dengan mudah sampai tuntas.

Kutu merupakan salah satu jenis parasit yang sering menyerang kucing. Kebanyakan kutu menyerang kucing dengan cara menggigit dan menghisap darahnya untuk dijadikan makanan si kutu tersebut. Gigitan tersebut dapat membuat kucing menjadi merasa tidak nyaman dan bahkan menyakiti dirinya sendiri. oleh karena itu anda harus menghilangkan kutu kucing tersebut.

Hal lain yang mungkin sering membuat anda jengkel dengan hadirnya si kutu tersebut adalah mereka seolah tidak pernah hilang dari kehidupan si mpus. Seberapa sering pun anda membersihkan kucing anda tetap saja ada kutu yang hinggap di tubuhnya.

Selain menyerang kucing, kutu juga dapat menyerang kita loh. Oleh karena tu anda harus bisa menjaga agar kucing anda terbebas dari kutu.

Untuk mencoba mengatasi masalah tersebut, maka dalam artikel ini akan saya jelaskan beberapa hal, diantaranya adalah

Daftar Isi

  1. Bahaya kutu kucing
  2. Jenis-jenis kutu yang sering hinggap di tubuh kucing
  3. Ciri-ciri kucing kutuan
  4. Penyebab munculnya kutu di tubuh kucing
  5. Cara membasmi kutu di tubuh kucing
  6. Cara mencegah kutu-kutu tersebut agar tidak kembali

Baca juga: 83 Macam Macam Kucing Yang Ada Di Dunia (Short Hair)

Masalah-masalah yang dapat disebabkan oleh kutu

Sebelum membahas lebih jauh tentang bagaimana cara membasmi kutu di tubuh si kucing, terlebih dahulu akan dibahas tentang masalah-masalah yang akan terjadi jika anda tidak membersihkan kutu-kutu yang hinggap di tubuh si kucing

1. Membuat kucing tersiksa

Tentunya sebagai pemilik si kucing kita tidak ingin kucing yang kita sayangi tersiksa. Jika kucing anda terserang oleh kutu maka dia akan melakukan hal-hal yang dapat menyakiti dirinya sendiri seperti menggaruk-garuk dan menggigit tubuhnya sendiri. Selain itu munculnya kutu di tubuh si kucing juga dapat menyebabkan bulu kucing menjadi rontok akibat grooming berlebihan dan membuat si kucing menjadi agresif.

2. Kutu dapat menyerang manusia

Saya yakin tentunya anda tidaklah ingin jika kutu yang hinggap di tubuh kucing juga menyerang anda. Namun jika memang kucing anda kutuan ada kemungkinan kutu-kutu tersebut juga akan menyerang anda. Bahkan bisa saja kutu-kutu terebut membuat seisi rumah menjadi tidak nyaman karena mereka bertelur di perabotan dalam rumah seperti kasur, lemari pakaian, karpet, dan lain-lain. Jika mereka berkembang biak di dalam rumah anda tentunya akan membuat rumah anda menjadi tidak nyaman karena kutu-kutu tersebut sering hinggap di dalam pakaian anda atau bahkan menggigit anda.

3. Menyebabkan si kucing terkena alergi kulit (dermatitis allergy)

Pada umumnya kebanyakan kutu hanya menimbulkan benjolan kecil pada kulit si kucing. Namun jika kucing anda alergi terhadap air liur kutu, maka akan muncul banyak bentol kemerahan dan membuat kulit si kucing menjadi bengkak. Selain itu si kucing akan sering menggaruk-garuk kulitnya dan dapat menyebabkan luka.

4. Membuat kucing cacingan

Selain membuat kulit si kucing iritasi, kutu juga bisa membawa telur cacing pita di dalam kelenjar ludahnya. Jika kutu yang membawa telur cacing pita tersebut menggigit kucing anda, telur cacing pita tersebut akan menetas di dalam tubuh kucing dan menyebabkan kucing anda menjadi cacingan. Hal ini bisa menjadi masalah yang serius apabila tidak segera ditangani karena akan menyebabkan nutrisi makanan yang diserap oleh si kucing sebagian besar akan diambil oleh cacing pita tersebut.

5. Menyebabkan kurang darah (anemia)

Kutu merupakan parasit yang menghisap darah si kucing. Artinya kucing anda akan kehilangan darah akibat gigitan kutu tersebut. Jika banyak darah yang diserap oleh kutu maka akan menyebabkan kucing anda anemia atau kekurangan darah. Banyak sekali tanda yang bisa anda liat jika kucing anda terkena penyakit anemia diantaranya adalah gusi yang pucat, sering lesu, dan suhu tubuh si kucing menurun. Selain itu anemia juga dapat menyebabkan komplikasi penyakit lain dan bahkan menyebabkan kematian.

6. Infeksi bartonella

Infeksi bartonella atau sering juga disebut penyakit cat scratch disease (CSD) merupakan penyakit yang dapat menyerang kucing, anjing, dan bahkan manusia. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang bernama Bartonella henselae yang terdapat dalam kotoran kutu. Penyakit ini juga dapat menyerang manusia lewat jilatan kucing pada luka lecet atau luka terbuka. Gejala yang sering ditimbulkan oleh penyakit ini diantaranya adalah demam, muntah, diare, kejang-kejang, dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Kembali Ke Daftar Isi

Jenis-jenis kutu yang sering hinggap di tubuh kucing

Sebenarnya ada banyak jenis kutu yang sering hinggap di tubuh kucing. Namun spesies yang paling sering hinggap dan menyerang kucing adalah fleas, tick, mite (tungau). Berikut diantaranya.

1. Fleas

gambar kutu kucing fleas

Fleas merupakan salah satu jenis kutu yang paling banyak hinggap dan menyerang kucing anda. Jika anda memeriksa kutu yang hinggap di tubuh kucing, kemungkinan besar yang akan anda temukan adalah kutu jenis ini. Jenis kutu ini menyerang kucing dengan cara menggigit dan mengambil darah si kucing. Jenis kutu ini juga dapat menyebabkan anemia pada kitten jika mereka terlalu banyak menghisap darahnya. Pada beberapa jenis kucing ras, fleas dapat menyebabkan penyakit dermatitis yang membuat kulit si kucing bengkak dan kemerahan. Selain itu pada beberapa kasus fleas dapat membawa telur cacing pita sehingga membuat kucing anda cacingan.

2. Tick

gamba kutu kucing tick

Salah satu spesies kutu ini juga sering menyerang kucing. Sama halnya sperti fleas, tick juga menyerang kucing dengan cara menggigitnya. Ukuran dari tick lebih besar dibandingkan fleas sehingga serangannya pun lebih menyakitkan. Fleas biasanya hidup di daerah yang banyak ditumbuhi rumput-rumput berukuran panjang atau di daerah yang ditumbuhin banyak pohon. Tick juga dapat menyebabkan kucing anemia akibat kehilangan darah.

3. Mite (tungau)

bentuk kutu kucing mite

Mite atau sering juga disebut tungau memiliki ukuran yang lebih kecil dari tick dan juga fleas. Mite kebanyakan menyerang kucing dengan cara menghisap cairan yang terdapat di dalam jaringan kulit si kucing. Mereka menyebabkan si kucing merasa gatal, muncul bintil/jerawat, dan membuat kulitnya menjadi keras. Daerah yang sering diserang oleh mite adalah kepala di sekitar telinga dan diantara jari-jari kaki si kucing. Selain itu mite juga dapat menyebabkan penyakit scabies.

Kembali Ke Daftar Isi

Ciri-ciri kucing terkena kutu

Berikut ini beberapa ciri atau tanda bahwa kucing anda terserang kutu.

1. Sering mencakar dan menggigit bulunya

Gigitan yang disebabkan oleh kutu seperti yang sudah dijelaskan diatas membuat bulu si kucing terasa sangat gatal. Untuk menghilangkan sensasi gatal yang ditimbulkan, maka si kucing akan terlihat sering menggaruk-garuk dan menggigit tubuhnya.

2. Grooming berlebihan

Kutu dapat membuat kucing grooming tanpa henti terutama di sekitar kaki bagian belakang dan juga pangkal ekor. Si kucing akan menjilati tubuhnya tanpa henti untuk menghilangkan rasa gatal yang disebabkan oleh kutu.

3. Bulu si kucing rontok

Akibat cakaran, gigitan, atau jilatan berlebihan yang dilakukan oleh si kucing sendiri menyebabkan bulu si kucing akan rontok dan botak di beberapa daerah khususnya leher, kaki bagian belakang, dan pangkal ekor.

4. Menghindari beberapa daerah di rumah

Kutu biasanya bersarang dan bertelur di tempat-tempat yang hangat seperti di dalam kursi berbusa, bantal, kasur, karpet, dan lain-lain. Jika kucing anda terserang kutu biasanya dia akan menghindari daerah-daerah tersebut padahal sebelumnya dia sering bermain dan tidur di sana.

5. Berperilaku layaknya kucing liar

Jika kucing anda yang asalnya ramah tiba-tiba bersifat aggresif layaknya kucing liar ada kemungkinan dia terserang kutu. Jika dia memang benar terserang kutu biasanya dia akan sering menggeram, menggeleng-gelengkan kepalanya, menggosok-gosokkan tubuhnya ke lantai atau benda di sekitar rumah, dan berlarian kesana kemari.

6. Berat badan menurun, Gusi terlihat pucat dan sering lesu

jika kucing anda sering terlihat lesu atau gusi di mulutnya terlihat pucat, ada kemungkinan kucing anda terserang anemia akibat sering dihisap oleh kutu atau juga bisa disebabkan kehilangan banyak darah akibat gigitan yang disebabkan oleh kucing itu sendiri. Anemia biasanya banyak menyerang kucing-kucing yang masih kecil, tua, atau kucing yang sakit.

7. Terdapat luka merah bekas gigitan kutu

Beberapa kucing cukup sensitif terhadap sengatan kutu. Gigitan tersebut dapat menyebabkan luka kemerahan atau bintil mirip jerawat di permukaan kulit si kucing. Luka tersebut akan terasa sangat gatal bagi si kucing. Dia akan terlihat sering sekali menggigiti kulitnya untuk menghilangkan rasa gatal tersebut.

8. Terlihat bintik seperti merica di bulu si kucing

Jika anda sering melihat bintik hitam mirip merica di bulu kucing anda kemungkinan ini adalah kotoran dari kutu-kutu yang bersembunyi di dalam bulu kucing anda. Biasanya kotoran tersebut sering terlihat di daerah leher dan pantat. Jika anda menyisir bulunya, biasanya kotoran tersebut akan menempel. Kotoran tersebut apabila terkena air akan berubah warna menjadi merah karena kotoran tersebut sebenarnya merupakan darah kucing yang telah dicerna oleh si kutu.

9. Terlihat bintik merah di kain tempat tidur kucing

Jika anda melihat bintik bintik merah di kain tempat tidur atau di handuk yang sering anda gunakan untuk membersihkan si kucing, ada kemungkinan bintik tersebut merupakan kotoran kutu yang sudah dijelaskan di poin no 8.

10. Terlihat kutu-kutu di tubuh kucing itu sendiri

Jika kucing anda terserang kutu dan jumlahnya cukup banyak, maka pastinya anda akan mudah menemukan kutu-kutu tersebut apabila anda mengusap bulu kucing anda. Kutu-kutu tersebut biasanya paling sering berada di bagian leher, perut bagian bawah, dan ekor si kucing.

Pada hakikatnya kutu melewati empat tahap siklus kehidupan yaitu telur, larva, pupa, dan dewasa. Jadi mungkin saja kucing anda akan kutuan suatu hari nanti meskipun saat ini belum. Karena mungkin saja kutu-kutu tersebut masih dalam bentuk telur, larva, atau pupa. Kemudian perlu anda ketahui juga bahwa biasanya kutu-kutu tersebut sering bertelur di tempat-tempat hangat atau perabotan rumah tangga seperti karpet, lemari, bantal, kasur, dan lain-lain. Oleh karena itu sangat penting bagi anda untuk selalu membersihkan perabot rumah tangga anda.

Kembali Ke Daftar Isi

Penyebab munculnya kutu di tubuh si kucing

Kutu yang hinggap di tubuh si kucing bisa berasal darimana. Sekalipun kucing anda tidak pernah bermain di luar rumah bukan berarti si kucing terbebas dari serangan kutu. kutu-kutu tersebut bisa muncul karena beberapa hal, diantaranya kucing sering bermain di luar rumah, terbawa oleh hewan lain, manusia, atau terbawa oleh manusia. Berikut penjelasannya.

1. Kucing sering bermain di luar

Setiap saat kucing anda keluar rumah, banyak sekali kemungkinan kucing anda terserang kutu. Banyak sekali tempat yang dapat dijadikan sarang oleh kutu. Bisa saja kutu-kutu tersebut hinggap di kucing anda ketika anda hendak membawa kucing anda jalan-jalan ke taman, pergi ke dokter hewan, atau bahkan ke tempat grooming. Selain itu jika tempat tinggal anda berada di daerah dengan rumput-rumput yang panjang, maka janganlah sekali-kali membiarkan kucing anda bermain ke tempat tersebut apabila anda tidak ingin kucing anda dijadikan sarang oleh kutu-kutu tersebut.

2. Terbawa binatang lain

Jika kucing anda sering bermain di luar tentunya dia akan sering bertemu dengan kucing lain yang sudah terserang kutu. selain itu mungkin saja kutu juga dibawa oleh hewan lain seperti burung dan tikus yang ia tangkap di halaman rumah. Semakin banyak binatang yang mampir dan bertemu dengan kucing anda, makan semakin besar pula kemungkinan kucing anda kutuan.

3. Terbawa manusia

Kemungkinan lain yang dapat menyebabkan kucing kutuan adalah terbawa oleh tamu yang mampir ke rumah. Bisa saja kutu yang menempel di pakaian yang dikenakan tamu yang berkunjung ke rumah anda berkembang biak di perabotan rumah. Kemudian mereka tinggal di dalam bulu kucing anda. Selain itu jika anda hobi berkunjung ke tempat-tempat yang sering dijadikan kutu untuk berkembang biak seperti gunung, sawah, kebun, dan lain-lain, ada kemungkinan kutu hinggap ke dalam sepatu, sarung tangan, pakaian, dan segala sesuatu yang anda kenakan. Kemudian mereka terbawa kedalam rumah dan selanjutnya menjadikan kucing anda sebagai lahan makanan dan untuk berkembang biak.

4. Kutu masuk kedalam rumah

Selain terbawa oleh hewan atau tamu yang berkunjung ke rumah anda, ada kemungkinan lain yang dapat membuat terdapat banyak kutu di tubuh kucing anda yaitu kutu-kutu tersebut masuk ke dalam rumah dengan sendirinya. Tahukah anda bahwa kutu mampu melompat setinggi 100 kali panjang tubuhnya sendiri?. Jadi bukan tidak mungkin jika kutu-kutu tersebut masuk ke dalam rumah kemudian bertelur di dalam rumah. Apalagi jika rumah anda dekat dengan kebun atau tempat yang banyak ditumbuhi rumput kering dan pohon.

Kembali Ke Daftar Isi

Cara membasmi kutu yang ada di tubuh kucing

Sebenarnya untuk menghilangkan kutu itu tidak terlalu susah. Namun jika anda menyepelekannya, maka anda akan menerima masalah-masalah yang terjadi seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Sudah banyak artikel di luar sana yang membahas tentang cara menghilangkan kutu kucing. Namun dalam artikel ini saya akan mencoba untuk membahasny.

1. Mandikan kucing menggunakan shampoo khusus

Sebenarnya anda tidak perlu melulu menggunakan shampo khusus untuk memandikan kucing. Anda juga bisa menggunakan shampo bayi yang di desain khusus untuk kulit yang sensitif seperti kulit bayi. Dengan hanya menggunakan shampo bayi saja anda sudah bisa membunuh sebagian kutu yang tinggal di kucing anda. Namun tidak semua kutu yang bersarang tubuh di kucing anda mati. Oleh karena itu diperlukan shampo kucing yang didesain khusus untuk membunuh kutu . Shampo khusus untuk menghilangkan kutu kucing biasanya memiliki aroma yang tidak disukai oleh jenis-jenis kutu yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Perlu diingat bahwa anda harus konsisten dalam memandikan kucing anda yang kutuan. Cobalah mandikan  1 hingga 2 kali dalam seminggu agar kutu-kutu yang tinggal lebih cepat hilang. Jika anda tidak konsisten maka bukan tidak mungkin kutu-kutu tersebut akan berkembang biak lagi.

2. Menggunakan minyak telon

Minyak telon juga bisa anda gunakan untuk menghilangkan kutu yang bersarang di kucing anda. Minyak telon ini sebenarnya merupakan gabungan dari 3 jenis minyak yaitu minyak adas, minyak kayu putih, dan minyak kelapa. Dengan menggunakan minyak telon, kutu-kutu yang bersarang dalam tubuh kucing anda akan mati dan kabur karena mereka tidak suka dengan aroma dari minyak telon itu sendiri.

Cobalah gunakan minyak telon dengan mengusapkannya ke beberapa daerah di tubuh si kucing yang paling sering dijadikan sarang oleh kutu. Namun perlu diingat jangan terlalu banyak mengoleskannya. Cukup seperlunya saja karena kucing akan kepanasan jika terlalu banyak diolesi.

3. Menggunakan sisir serit

sisir kutu kucing, cara membasmi kutu kucing di rumah

Menyisir bulu kucing secara teratur akan memberikan dampak baik bagi si kucing. Selain untuk menghilangkan kutu, menyisir bulu kucing dengan sisir serit juga bisa membuat bulu kucing anda menjadi lebih halus. Sisir khusus untuk menghilangkan kutu sudah didesain sedemikian rupa sehingga ketika anda menyisir si kucing, kutu-kutu tersebut akan tersangkut di sisir. Dengan begitu anda bisa langsung membunuh kutu tersebut.

Sisir serit khusus untuk membasmi kutu sudah banyak tersedia di pasaran. Harganya pun bervariasi mulai dari Rp. 15.000 – Rp. 50.000 tergantung dari kualitas sisir tersebut.

4. Menggunakan cuka apel

Mungkin tidak banyak orang tahu apa itu cuka apel dan apa manfaatnya. Cuka apel merupakan apel yang telah difermentasikan menjadi bentuk cair. Cuka apel biasanya digunakan untuk berbagai keperluan seperti untuk untuk kesehatan tubuh dan kecantikan kulit. Ada berbagai macam khasiat dari cuka apel diantaranya adalah menjaga gigi anda tetap sehat, membuat kulit halus, mencegah kerontokan rambut, mengurangi kolesterol, dan lain-lain.

Selain untuk keperluan tersebut cuka apel juga bisa digunakan untuk membasmi kutu yang ada di tubuh kucing anda. Asam yang terkandung dalam cuka apel dapat membunuh kutu-kutu tersebut. Anda dapat menemukan cuka apel di pasar atau membeli secara online di internet.

5. Menggunakan obat tetes kucing

Saat ini sudah banyak produk obat tetes khusus untuk mengusir kutu yang hinggap di tubuh kucing anda. Selain itu obat tetes juga dapat menjaga kucing anda dari penyakit alergi dermatitis atau bintik kemerahan yang ditimbulkan oleh gigitan kutu. Anda dapat membeli obat ini di toko online dengan mengetikannya langsung di google. Harganya pun relative murah mulai Rp.20.000. Cara menggunakannya pun biasanya cukup mudah yaitu dengan langsung meneteskan obat ke bagian-bagian tertentu yang bisanya banyak dihinggapi kutu. Dosis penggunaan biasanya sudah tertera di deskripsi yang diberikan penjual ata di bungkus kemasan obat.

Kembali Ke Daftar Isi

Cara mencegah kutu agar tidak kembali

Langkah selanjutnya yang harus anda lakukan setelah membasmi kutu-kutu yang ada di tubuh kucing anda adalah mencegahnya agar tidak kembali. Perlu anda ketahui bahwa meskipun anda sudah membasmi semua kutu tersebut, kucing anda masih bisa terkena kutu. Bisa saja kutu-kutu yang bersarang di tubuh kucing anda sudah bertelur di tempat-tempat yang tidak kasat mata. Untuk itu anda harus tetap waspada. Berikut tips untuk mencegah kutu kembali.

1. Jangan biarkan kucing anda bermain di luar rumah

Salah satu penyebab banyaknya kutu di tubuh kucing anda adalah karena dia sering pergi ke tempat-tempat yang sudah dijadikan sarang oleh kutu. kutu-kutu tersebut kemudian berpindah tempat dan berkembang biak di sana. Tempat-tempat di luar rumah anda seperti kebun, taman, atau tempat yang ditumbuhi banyak dedaunan adalah sarang yang nyaman bagi kutu. oleh karena itu jagalah kucing anda untuk tetap berada di dalam rumah.

2. Bersihkan rumah secara rutin

Setelah anda berhasil membasmi kutu-kutu yang ada di tubuh si kucing, anda juga harus membersihkan area-area di rumah anda yang kira-kira sering dijadikan tempat tinggal kutu. Mungkin saja kutu-kutu yang tinggal di tubuh kucing anda berpindah dan hidup bertelur disana. Kemudian jika si kucing pergi ke tempat tersebut bukan tidak mungkin dia akan terserang kutu lagi. Dengan rajin membersihkan rumah, telur kutu-kutu tersebut akan hilang. Gunakan penghisap debu atau semprotan khusus anti kutu untuk membasmi semua kutu dan telur yang ada. Tempat yang paling nyaman bagi kutu biasanya adalah tempat yang hangat seperti karpet, kasur, bantal, dan lemari kayu.

3. Lakukan pengecekan rutin

Setelah semua kutu di tubuh kucing anda hilang, tetaplah periksa keadaan si kucing. Cobalah cek keadaan kucing anda sesering mungkin tergantung kesibukan anda agar jika kucing anda terserang lagi, kutu-kutu tersebut belum terlalu banyak. Lakukan hal ini sambil menyisir bulunya supaya selain mengecek keadaan kutu juga merapihkan bulu si kucing.

Itulah tips cara menghilangkan kutu di tubuh kucing dengan mudah dan tuntas. Semoga artikel yang cukup panjang ini dapat membantu anda mengusir semua kutu yang ada di tubuh kucing anda dan menjaga si kucing dari penyakit-penyakit lain yang tidak diinginkan.

kata kunci: cara menghilangkan kutu kucing di rumah, kutu kucing pada manusia, cara membasmi kutu kucing di rumah, cara menghilangkan kutu kucing dengan minyak telon, cara membasmi kutu kucing di kamar, cara menghilangkan telur kutu pada kucing, sisir kutu kucing, agar tidak digigit kutu kucing, cara menghilangkan kutu pada kucing kampung, gambar kutu kucing, cara membasmi kutu kucing yang menyerang manusia, bentuk kutu kucing

Kembali Ke Daftar Isi