5 Jenis Vitamin yang sangat vital bagi kesehatan kucing

Vitamin kucing – Kata vitamin merupakan turunan dari kata Vital dan Amine yang artinya adalah sangat vital untuk kehidupan (Vital Amine). Thiamin (B1) merupakan jenis zat yang pertama kali diberi label vitamin. Zat-zat lain  yang memiliki peranan sama dengan thiamin untuk tubuh selanjutnya dinamakan vitamin.

Vitamin dibagi menjadi 2 golongan, yaitu vitamin yang larut dalam lemak (vitamin A, D, E, dan K) dan vitamin yang larut dalam air (vitamin B). Vitamin yang larut dalam lemak jika melebihi ambang batas yang diizinkan dapat menjadi racun bagi tubuh si kucing karena tidak dapat di dibuang oleh tubuh . Sedangkan jika kelebihan vitamin yang larut dalam air maka akan dibuang melalui air seni.

Vitamin dapat kita dapatkan dari berbagai sumber makanan dan juga dapat ditambahkan kedalam makanan sehari-hari kucing kesayangan kita. Vitamin merupakan zat yang sangat sensitif dan mudah rusak apabila terkena sinar matahari secara langsung, terkena panas, dan oksidasi. Oleh karena itu dalam proses memasak makanan yang mengandung vitamin harus benar-benar berhati-hati karena vitamin menentukan kualitas dari suatu produk makanan.

Masing-masing vitamin memiliki fungsi yang beragam bagi tubuh kita.

tabel-vitamin

1. Vitamin A

Fungsi

Vitamin A merupakan jenis vitamin yang larut dalam lemak. Vitamin ini sangat dibutuhkan untuk kesehatan mata si kucing dan sangat berperan penting bagi penglihatannya ketika dalam keadaan gelap. Vitamin ini juga terlibat dalam proses pembentukan hormon-hormon reproduksi dan proses pembentukan protein, seperti mengatur pertumbuhan sel dan produksi minyak dalam kulit.

vitamin-a

Sumber

Sumber vitamin A terbaik untuk kucing dapat anda dapatkan dari hati, ikan, dan telur.

Akibat kelebihan dan kekurangan vitamin A

Kekurangan vitamin a dapat menyebabkan berbagai penyakit pada mata, keringnya kulit, kelainan proses reproduksi, mudah sekali terinfeksi, dan berbagai komplikasi penyakit paru-paru si kucing.

Namun kelebihan vitamin A juga berpengaruh pada penurunan kekuatan reproduksi si kucing.

2. Vitamin D

Fungsi

Vitamin D berperan penting dalam proses pengaturan  metabolisme kalsium dan fosfor dengan cara meningkatkan jumlah kalsium dan fosfor yang diserap oleh usus, meningkatkan kalsium di dalam tulang, dan mengurangi kehilangan fosfor dan kalsium di dalam air seni.

vitamin-d

Sumber

Daging dan sayuran merupakan sumber dari vitamin D. Sumber yang paling baik untuk kucing anda adalah ikan dengan kandungan minyak tinggi seperti ikan tuna dan ikan sarden. Vitamin D juga bisa didapatkan dari hati ayam.

Akibat kelebihan dan kekurangan vitamin D

Kekurangan vitamin D pada kucing dapat menyebabkan kehilangan berat badan dan osteomalacia (sakit pada sendi, keretakan tulang).

Kelebihan vitamin D pada kucing dapat menyebabkan endapan mineral pada jaringan otot, hypercalcaemia (kadar kalium dalam darah tinggi), kucing menjadi depresi, sering muntah, dan lesu. Efek dari kelebihan vitamin D sangat sering terjadi pada kitten yang ditandai dengan kelainan pada struktur tulang dan pengapuran jaringan lunak.

3. Vitamin E (Alpha Tocopherol)

Fungsi

Vitamin E membantu tubuh si kucing dalam melindungi sel-sel di dalam tubuhnya dari radikal bebas. Radikal bebas dapat dihasilkan dari proses metabolisme sel dalam keadaan normal dan berpengaruh pada proses penuaan sel. Polusi dan sinar matahari juga bisa menghasilkan radikal bebas.

Vitamin E melindungi masuknya radikal bebas kedalam sel-sel tubuh yang dan meningkatkan imunitas tubuh.

 vitamin-e

Sumber

Sumber utama vitamin E adalah sayuran dan berbagai jenis biji padi-padian. Vitamin E juga bisa didapatkan dari hati ayam atau sapi.

Akibat kelebihan dan kekurangan vitamin E

Kekurangan vitamin D pada si kucing dapat menyebabkan otot-ototnya menjadi lemah, kegagalan reproduksi, dan kelemahan pada retina mata.

Kelebihan vitamin E pada kucing dapat menyebabkan pembekuan darah ketika kucing terluka menjadi lebih lama.

4. Vitamin K (menaquinone-7 – MK-7)

Fungsi

Vitamin K merupakan kofaktor untuk berbagai jenis enzim. Kofaktor ini membantu proses aktivitas enzim sehingga reaksi kimia di dalam tubuh dapat berlangsung lebih cepat. Vitamin  ini juga berfungsi sebagai pembantu dalam proses pembekuan darah dan membantu penyerapan kalsium pada tulang.

vitamin-k

Sumber

Bakteri di dalam usus dapat menjadi salah satu sumber vitamin K yang dibutuhkan oleh tubuh si kucing, namun jumlahnya masih kurang apabila untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari si kucing, maka perlu asupan lain. Vitamin K banyak terkandung dalam hati ayam/sapi, daging, dan sayuran seperti bayam.

Akibat kekurangan vitamin K

Kekurangan vitamin K dapat menyebabkan pendarahan pada usus, kulit, rongga hidung, dan otak. Hal ini disebabkan karena tidak cukupnya proses pembekuan darah. Pendarahan berkelanjutan yang disebabkan oleh kurangnya vitamin K dapat menyebabkan anemi (kekurangan sel darah merah).

5. Vitamin B

Vitamin B merupakan jenis golongan vitamin yang larut dalam air sehingga kelebihan vitamin ini tidak akan berdampak buruk bagi tubuh. Vitamin B terdiri dari 9 jenis yaitu vitamin B1 (Thiamin), B2 (riboflavin), B3 (Niacin), B5 (Pantothecic Acid), B6 (pyridoxine), B7 (Biotin), B9 (Folic Acid), B12 (Cobalamin), dan Choline. Masing-masing vitamin tersebut memiliki peranannya masing-masing bagi tubuh si kucing.

1). Vitamin B1 (Thiamin)

Fungsi

Thiamin terlibat dalam berbagai macam reaksi biokimia komplex di dalam tubuh baik manusia maupun kucing yang membantu menghasilkan energi di dalam sel untuk keperluan aktivitas sehari-hari. Fungsi untama dari thiamin adalah untuk menjaga kesehatan sistem syaraf dengan cara membantu mentransmisikan impuls sensor.

vitamin-b1

Sumber

ragi dan gandum mengandung thiamin dalam jumlah yang paling tinggi. Namun thiamin juga dapat ditemukan dari daging, kulit padi, dan sereal.

Akibat kelebihan dan kekurangan Thiamin

Kekurangan Thiamin dapat menyebabkan penyakit beri-beri baik pada hewan meupun binatang termasuk kucing. Gejala yang timbul adalah rasa lelah, otot menjadi lemah, gangguan pada penglihatan dan cara berjalan, dan dapat berujung pada kematian.

2. Vitamin B2 (Ribofalvin)

Riboflavin dibutuhkan untuk kesehatan kulit dan bulu si kucing. kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan kelainan pada kulit di sekitar mata dan perut.

Riboflavin banyak terkandung dalam ragi, hati, dan telur.

Riboflavin adalah vitamin yang larut dalam air dan sangat sensitif terhadap sinar matahari. Bersama dengan vitamin B3, Riboflavin terlibat dalam proses produksi energi.

3. Vitamin B3 (Niacin)

Niacin juga dikenal dengan nama PP da Nicotinic Acid (Asam nikotin). Pada manusia vitamin ini membantu mencegah pellagra (sebuah penyakit serius yang merupakan kombinasi dari penyakit kulit, usus, jiwa, dan penyakit yang berhubungan dengan darah. Pada kucing penyakit ini dapat menyebabkan kelainan pada kulit di sekitar perut si kucing.

Karena vitamin ini tidak dapat dibentuk dalam tubuh si kucing, maka diperlukan asupan dari luar. Niacin dapat ditemukan di berbagai jenis makanan seperti daging, ikan, dan sereal.

vitamin-b2-dan-b3

4. Vitamin B5 (Asam Panthotenic)

Vitamin B5 merupakan vitamin yang sangat banyak terkandung di berbagai jenis bahan makanan sehingga sangat jarang ada kucing yang terkena dampak kekurangan vitamin ini.

Vitamin B5 berfungsi sebagai koenzim A yang terlibat hampir di setiap proses metabolik yang terjadi di dalam tubuh. Bersama dengan vitamin B yang lain seperti niacin dan kolin, vitamin B5 membantu melindungi kulit si kucing dengan cara membantu pembentukan lemak di dasar kulit.

Hampir setiap jenis makanan mengandung vitamin B5, namun sumber utama dari vitamin B5 adalah daging, babat, dan telur.

5. Vitamin B6 (Pyridoxine)

Pyridoxin ditemukan di pertengahan abad ke 20 dan masih banyak studi yang dilakukan terkait manfaat vitamin ini di dalam tubuh makhluk hidup.

Sama seperti asam pantothenic, vitamin ini berperan sebagai koenzim di berbagai proses metabolisme dalam tubuh, khususnya yang terkait dengan proses pembentukan asam amino.

Vitamin ini dapat di temukan dalam berbagai jenis makanan seperti ragi, gandum, dan daging.

Kekurangan pyridoxin dapat menyebabkan penyakit pada kulit, darah, dan sistem saraf.

vitamin-b5-dan-b6

6. Vitamin B7 (Biotin)

vitamin-b7

Vitamin B7 juga dikenal sebagai vitamin H. Biotin merupakan salah satu jenis vitamin yang sangat penting untuk bulu kucing agar terlihat mengkilap dan juga berperan dalam membantu menjaga kesehatan kulit si kucing.

Pada anjing, biotin dapat diproduksi oleh bakteri yang terdapat dalam usus. Namun tidak pada kucing. Kucing membutuhkan asupan biotin yang berasal dari luar.

Biotin terlibat dalam proses perombakan glukosa, asam lemak, dan asam amino.

Vitamin ini dapat di temukan di dalam telur, hati, dan ragi.

 

7. Vitamin B9 (Asam folic)

vitamin-b9

Asam folic terlibat dalam proses perkembangan jaringan pada sistem saraf. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan cacat pada janin.

Ragi merupakan sumber yang baik untuk asam folic. Namun asam folic juga terdapat pada hati, dan sayuran hijau seperti bayam.

8. Vitamin B12 (cobalamin)

b12

 

Cobalamin berfungsi sebagai koenzim di berbagai proses reaksi biokimia. Fungsi utama dai cobalamin adalah membantu proses pembentukan protein dan sel darah merah si kucing.

Cobalamin hanya dapat di temukan di berbagai macam makanan yang berasal dari hewan seperti hati, ginjal, jantung/ampela, paru-paru, ikan, dan daging. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan proses absorbsi makanan menjadi berkurang sehingga akan menyebabkan penuaan dini.

9. Choline

kolin

Kolin berperan dalam proses pembentukan membran sel. Dia juga berperan dalam melindungi kulit dari dehidrasi. Bersama dengan fosfor, kolin menjadi lesitin dan membentuk lipoprotein dari membran sel.

Kolin juga merupakan komponen utama dari acetylcholine yang merupakan mediator pada transmisi saraf.

Kolin dapat ditemukan di dalam daging termasuk hati dan jantung, telur, dan kedelai.

Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan penyakit pada hati kucing si kucing.

Itulah 5 jenis vitamin yang wajib anda supplai baik untuk kucing anda maupun anda sendiri. kalo mau lebih jelas tanya guru biologinya yaaa…

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *